Dalam mendukung pembangunan kelautan dan perikanan nasional khususnya dalam peningkatan ekspor produk hasil perikanan dan upaya mengapresiasi mutu produk hasil perikanan di dalam negeri, diperlukan gambaran yang jelas dan lengkap tentang lembaga sertifikasi mutu produk hasil perikanan dalam hal ini LPPMHP Semarang, yang diharapkan mampu memberikan informasi yang memadai guna merumuskan dan memformulasikan kebijakan pembangunan kelautan dan perikanan yang tepat.
VISI
MISI
STRATEGI
PROGRAM
KEBIJAKAN MUTU

INFORMASI UMUM
1. Nama : Laboratorium Pengujian dan Pengawasan Mutu Hasil Perikanan (LPPMHP) Semarang.
2. Alamat : Jl. Siliwangi no. 636 Semarang. Telp. (024) 7605311, 7623231. Fax. (024) 7605311.
3. Status Akreditasi terakhir : - Laboratorium Penguji No. LP-103-IDN. Asesmen re-akreditasi tanggal 3-4 Mei 2005.
- Survailen I pedoman ISO/IEC 17025:2005 tanggal 5-6 Pebruari 2007.
4. Jenis Komoditi yang diuji : udang beku, udang panko ( breaded), katak beku, fillet tilapia, teri nasi kering, kerupuk udang, kulit ikan, daging rajungan kaleng (pasteurisasi), ikan segar, surimi, ikan beku, daging bekicot beku, himego, cumi-cumi beku, kepiting beku, rajungan beku, ikan kering, kerang beku, tatami, ebi.
5. Negara tujuan : Jepang, U.S.A, Belanda, Singapura, Inggris, Philipina, Perancis, Cina, Thailand, Hongkong, Kanada, Taiwan, Jerman, Korea, Belgia, Portugal.
6. Jumlah sampel/bulan : ± 1.183 sampel
7. Jumlah sertifikat/bulan : ± 91 eksemplar
STRUKTUR ORGANISASI
Bagan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Pada Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah
Dasar : Peraturan Gubernur Jawa Tengah No. 38 Tahun 2008 Tanggal 20 Juni 2008.

Bagan Struktur Organisasi Sistem Mutu LPPMHP Semarang

KEMAMPUAN PENGUJIAN
|
No. |
Ruang Lingkup Akreditasi |
Parameter Uji |
|
1. |
Mikrobiologi |
1. ALT (Angka Lempeng Total). 2. Escherichia coli 3. Salmonella 4. Vibrio cholerae 5. Staphylococcus aureus. |
|
2. |
Kimia |
1. Kadar air 2. Kadar abu 3. Kadar garam 4. Kadar TVB dan TMA. 5. Chloramphenicol 6. Formalin 7. logam berat 8. Tetracycline 9. Oxytetracycline 10. Deoxycycline 11. Nitrofurans. |
|
3. |
Organoleptik |
1. Uji kesegaran 2. Uji filth. |
PRASARANA DAN SARANA
1. PRASARANA
1.1 Bangunan dan Tanah Laboratorium.
Status tanah dan bangunan milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Luas tanah : 2.320 m2
Bangunan laboratorium : 540 m2
1.2 Gedung Laboratorium
|
Ruang Kepala Laboratorium : |
: |
60 m2 |
||
|
Ruang Administrasi/Tata Usaha |
: |
324 m2 |
||
|
Ruang Organoleptik : |
||||
|
- |
Ruang panelis |
: |
15 m2 |
|
|
- |
Ruang dapur organoleptik |
: |
24 m2 |
|
|
Ruang Mikrobiologi : |
||||
|
- |
Ruang preparasi |
: |
36 m2 |
|
|
- |
Ruang inokulasi |
: |
12 m2 |
|
|
- |
Ruang inkubasi |
: |
12 m2 |
|
|
- |
Ruang sterilisasi |
: |
12 m2 |
|
|
- |
Ruang pencucian |
: |
12 m2 |
|
|
Ruang Kimia : |
||||
|
- |
Ruang preparasi |
: |
20 m2 |
|
|
- |
Ruang instrumen |
: |
12 m2 |
|
|
- |
Ruang AAS |
: |
12 m2 |
|
|
- |
Ruang peralatan glassware |
: |
12 m2 |
|
|
Ruang Media : |
||||
|
- |
Ruang penimbangan |
: |
12 m2 |
|
|
- |
Ruang pembuatan media |
: |
12 m2 |
|
|
Ruang Gudang |
: |
12 m2 |
||
|
WC/Kamar mandi |
: |
16 m2 |
(4 ruang). |
|
Kegiatan Monitoring dan Pengawasan yang dilakukan

