IKAN REMANG PEMBAWA REJEKI
Siapa yang tidak tahu ikan remang . Seekor ikan yang hidupnya di laut dengan tubuh memanjang menyerupai ikan layur , ternyata mempunyai daging yang gurih dan lezat dan bernilai ekonomis . Dengan daging yang berwarna putih mampu menghasilkan dollar karena merupakan komoditi ekspor, tidak hanya daging yang bisa dimanfaatkan tetapi kulit remangpun mampu membawa rejeki bagi keluarga Mufid seorang pengusaha kecil hasil perikanan di Kabupaten Batang. Melalui sentuhan tangannyalah maka kulit ikan yang tadinya merupakan produk limbah yang tidak termanfaatkan olehnya bisa dirubah menjadi krupuk atau rambak ikan yang renyah dan gurih serta pantas untuk dijadikan oleh-oleh atau buah tangan.
Apabila melewati Kab. Batang di Jalan RE. Martadinata Nomor 448 , berada sebuah toko kecil yang terletak di pinggir jalan disamping rumah milik keluarga Bapak Mufid disana telah berderet dan tersusun rapi krupuk ikan remang dengan berbagai ukuran kemasan . Dari hasil usahanya ini Pak Mufid mampu menghidupi lima orang anaknya dan memperkerjakan 20 orang karyawan. . Titik awal usaha pengolahan rambak ikan berawal dari melihat kulit ikan remang yang dibuang dari hasil ikan yang akan diekspor yang hanya diambil dagingnya saja, dengan penuh kreatifitas mereka proses secara tradisional hanya dengan menambah kapur sirih dan bumbu yang kemudian dijemur /dikeringkan di sinar matahari dapat menghasilkan keuntungan yang cukup lumayan bisa mencapai keuntungan bersih sekitar 5.000.000,- rupiah per bulan . . Pemasaran dari usaha Pak Mufid khususnya rambak ikan sudah mencapai ke luar Kabupaten Batang antara lain Semarang, Salatiga, Pekalongan dan Pemalang. ( Dyah.H/humas )