News and Info



08 Oktober 2009 | 12:39 wib

Diskanlut Akan Bangun Pabrik Tepung Ikan

TEMBILAHAN- Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Pemkab Inhil terus berupaya melakukan peningkatan dan pengembangan potensi perikanan bagi masyarakat dikawasan pesisir selatan Provinsi Riau ini. Bahkan, Diskanlut berencana akan mendirikan pabrik mini pengolahan tepung ikan.
Menurut Kepala Diskanlut Ir Saripek pada tahun 2009 ini cukup banyak program bagi pemberdayaan dan pengembangan nelayan kawasan pesisir yang diluncurkan. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dalam sektor perikanan.

" Dalam rangka membantu memberdayakan masyarakat pesisir bagi pengembangan potensi perikanan di Inhil, maka pada tahun ini ada beberapa item bantuan yang diberikan kepada nelayan, terutama dipesisir," ungkap Saripek kepada Riaufocus, Minggu (26/7).

Diantaranya, bagi penciptaan lingkungan yang layak huni, maka sebanyak 200 kepala keluarga nelayan tradisional dipesisir Inhil mendapatkan bantuan 50 unit rumah layak huni. " Juga akan dibangun pabrik tepung ikan mini," imbuhnya.

Selain itu, lanjut Saripek, juga diberikan bantuan 9 unit kapal jaring kurau berbobot 5 GT, bantuan modal dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perikanan dan Kelautan. Semua bantuan ini bukan hanya bersumber dari dana pemerintah kabupaten Indragiri Hilir, tapi juga sharing dengan pemerintah provinsi (Pemprov) Riau dan pusat.

" Untuk efektif dan tepat sasaran atas bantuan bagi pengembangan dan pemberdayaan masyarakat pesisir tersebut. Kita juga melakukan pembinaan dan penyuluhan lewat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perikanan yang ada dikecamatan," tukasnya.

Ia mengakui, areal pengelolaan potensi perikanan dan kelautan di Indragiri Hilir cukup potensial dan luas. Untuk pengelolaan dan penangkapan hasil laut pada kedalaman 0-4 mil pantai sekitar 80 persen dan areal kedalaman 10 mil lebih sekitar 20 persen. Termasuk pula areal Wilayah Pengembangan Perikanan (WPP) 711 (Laut Cina Selatan). ZUL